BEAUTYVERSITY.ID – WHERE BEAUTY MEETS SCIENCE

Ikatan Alumni UNPAD Komisariat Fakultas Farmasi

Beautyversity.id, Startup Kosmetik untuk Edukasi dan Produksi

Bandung (1 Juli 2021) – Kosmetik telah menjadi bagian dari kesehatan kita. Dengan tren kosmetik yang mendunia, industri di Indonesia pun ikut mengalami perkembangan yang signifikan. Kosmetik tak lagi menjadi monopoli kaum hawa, namun juga kaum adam. Anak-anak muda yang di masa lalu menggunakan kosmetik orang tuanya sekadar coba-coba, kini memiliki pilihan sendiri, Kosmetik untuk teenagers pun dengan sangat mudah ditemukan di pasaran. Tak heran jika penjualan kosmetik mengalami peningkatan. Tercata, pada 2018 industri kosmetik tumbuh sebesar 5%, dengan perkiraan nilai industri kosmetik akan mencapai $863 miliar pada 2024 mendatang. Perkembangan yang dianggap menggembirakan sekaligus mengkhawatirkan, mengingat kondisi ini mengundang para pemalsu menjadikannya peluang. Di Amerika Serikat saja, pada 2017 lalu berhasil menyita kosmetik palsu dengan kerugian mencapai %69 juta atau sekitar 6,5% dari konsumsi kosmetik. Belum lagi sebaran kabar bohong tentang kosmetik yang terus mengalir di berbagai media. Baik terkait kandungan, manfaat, hingga izin produk. Berangkat dari rasa khawatir tersebut, empat mahasiswa Magister Ilmu Farmasi konsentrasi Kosemetik Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) membangun sebuah startup dengan gagasan utama mengedukasi masyarakat atas produk kosmetik yang aman, bermutu dan kaya manfaat, serta menjadi sumber informasi terpercaya.

Beautyversity.id, startup yang lahir dari kampus

Startup beautyversity.id lahir dari hasil pembelajaran salah satu mata kuliah Business Development and Management Cosmetic. Meski hanya diberikan satu semester, mata kuliah yang mempelajari inovasi produk baru berdasarkan data ilmiah dan perkembangan marketing era 4.0 ini berhasil memicu keempat mahasiswa program magister untuk membagikan ilmunya. Mereka, empat mahasiswa tersebut, Cahya Khairani, Widia Primi Annissya, Nur Zakiyah Darajat, dan Kandida Hilda Novika, sangat termotivasi untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh. ” Dari hasil diskusi secara daring dan beberapa pertemuan offline, kami tergerak untuk segera ambil bagian dalam proses edukasi terkait kosmetik ini. Lalu dibuatlah beberapa konsep aplikatif yang kami konsultasikan dengan para dosen pada setiap perte ua kuliah daring,” ujar Cahya Khairani yang juga alumni Fakultas Farmasi UNPAD dan telah lebih dari 20 tahun berkiprah di industri kosmetik.

Dr. Sriwidodo dan Dr. Dolih Gozali selaku dosen mata kuliah tersebut bersyukur angkatan ini sangat bersemangat menyusun tahap demi tahap membangun sebuah startup. “Kami sengaja mengarahkan mata kuliah ini lebih menantag mahasiswa untuk berani berinovasi, yang dimulai dari memperbanyak lierasi perkembangan terkini dunia kosmetik, kemudian melihat kebutuhan masyarakat yang dapat dipenuhi berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kosmetik,” ungkap Dr. Sriwidodo. Dr. Dolih Gozali menambahkan, ” Kuncinya adalah banyak membaca hasil-hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal bereputasi, kemudian melakukan riset hasil analisis sintesis apa yang menjadi fokus startup yang hendak dibangun.”

Edukasi melalui format digital

Perkembangan teknologi informasi menjadikan salah satu kekhawatiran penyalahgunaan pada peredaran kosmetik palsu dan berbahaya. Penangkalnya, tak lain dengan menggunakan media yang sama. Beautyversity,id membagikan aneka informasi edukatif melalui website, aplikasi, dan media sosial. Disediakan pula saluran untuk melakukan konsultasi langsung demi masyarakat terhindar dari informasi yang menyesatkan. Selain edukasi, startup ini melakukan pengembangan produk-produk kosmetik hasil riset di kampus, untuk bisa dinikmati oleh masyarakat luas.